Sawo

Manfaat Sawo dan Sejarah Sawo

Nama daerah           : Sawo Manila (Melayu), Saus (Padang) Jawa : Sawo Manila (Sunda), Sawo Manila (Jawa Tengah), Sabu manela (Madura)

Nama latin                 : Manilkara zapoto

Famili                         : Sapotaceae

Daerah asal  :  Amerika Tengah, tepatnya Meksiko dan India Barat

Manfaat dari tanaman:

Manfaat sawo bisa didapatkan dari beragam nutrisi yang dikandungnya. Dalam 1 buah sawo terkandung kurang lebih 140 kalori. Selain itu, ada berbagai nutrisi lainnya yang juga bermanfaat bagi tubuh, yaitu: Karbohidrat Serat Lemak Mineral, seperti kalsium, potasium, magnesium, dan zat besi Vitamin, termasuk vitamin C, vitamin A, dan vitamin B6 Tidak hanya itu, buah sawo juga mengandung antioksidan, di antaranya adalah polifenol dan karotenoid.

Berbagai macam nutrisi yang terkandung dalam sawo bisa membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat sawo yaitu : Menjaga kesehatan sistem pencernaan, menurunkan kadar gula darah, melawan radikal bebas, mencegah kanker, menjaga kesehatan jantung..

Penanaman  : Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Tutup kembali lubang dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya sampai rata. Padatkan sedikit agar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam.

Pastikan semua bagian tanah basah dan air meresap sempurna, tetapi jangan sampai becek. Gunakan gembor atau embrat agar penyiraman maksimal. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lutus, tidak mudah roboh. Ajir dapat dibuat dari potongn bambu dengan ukuran 1,5 m. Perawatan pokok untuk tanaman sawo manila adalah penyiraman teratur 1 – 2 kali sehari. Sirami dengan air secukupnya saja, jangan berlebihan karena dapat menimbulkan genangan. Rajinlah membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar agar nutrisi tanah terjaga. Singkirkan pula sampah yang mungkin tergeletak di lahan tanam.

Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin. Ada dua cara yang dapat Anda pilih: menggunakan kombinasi pupuk kimia atau menggunakan cara organik. Jika Anda memilih kombinasi pupuk kimia, maka campuran yang dianjurkan meliputi 20 butir NPK buah, 1 kg kompos atau pupuk kandang, dan 1 sentok the POC BMW. Untuk mempercepat munculnya buah dan agar buah yang dihasilkan berkualitas, beri hormon perangsang buah, batang, dan daun POC BMW. Caranya dengan mencampurkan 2 – 3 tutup POC BMW ke dalam 1 tangki air berisi 15 liter. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman.

Jika tanaman sudah besar, kerik batang utamanya sepanjang 30 cm. Sapukan POC BMW pada batang yang telah dikerik menggunakan kuas. Interval pemberian POC BMW pada tanaman dewasa adalah setiap 7 – 10 hari sekali.