Kelapa Sawit

Manfaat Serta Cara Menanam Kelapa Sawit

Nama daerah     : Kelapa sawit

Nama latin          : Elaeis guineensis jacq.

Famili                    : Arecaceae

Kegunaan            : Bahan baku makanan, kosmetik, obat, dan energi.

Daerah asal         : Afrika barat

Deskripsi              : Pohon kelapa sawit mulai berbuah saat berumur sekitar tiga tahun dan masa produktifnya rata-rata sekitar 25 tahun. Buah kelapa sawit dapat dipanen selama 12 bulan dalam satu tahun. Pohon kelapa sawit dewasa dapat tumbuh hingga mencapai 20 meter. Setiap tandan buahnya mengandung minyak sekitar 50 persen. Biji buah sawit, yang disebut kernel, menghasilkan palm kernel oil. Bunga jantan dan betna terpisah namun berada pada satu pohon dan memiliki waktu pematangan berbeda sehingga jarang terjadi penyerbukan sendiri. Batang tanaman ditutupi pelepah hingga umur 12 tahun. Setelah umur 12 tahun, pelepah mengering akan terlepas sehingga penampilan mirip dengan batang pohon kelapa.

Penanaman        : Kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik pada daerah tropika basah diantara 120 LU – 120 LS pada ketinggian 0 – 500 m dpl, di daerah khatulistiwa tanaman kelapa sawit liar masih dapat menghasilkan buah pada ketinggian 1.300 m dpl. Tanaman kelapa sawit juga membutuhkan intensitas cahaya yang cukup tinggi, lama penyinaran optimum yang diperlukan tanaman kelapa sawit antara 5 – 12 jam/hari. Suhu optimum yang dibutuhkan agar tanaman kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik adalah 24 – 280 C. Sedangkan kelembaban optimum bagi pertumbuhan kelapa sawit adalah 80%. Tanaman kelapa sawit dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, di antaranya podsolik, latosol, hidromorfik kelabu, alluvial dan regosol. Tingkat keasaman pH yang optimum untuk sawit 5,0 – 5,5