Bambu China

Manfaat Serta Asal Usul Bambu China

Nama daerah      : Bambu cina

Nama latin            : Bambusa multiplex

Famili                    : Poaceae

Kegunaan          : Ditanam sebagai pagar halaman atau kebun. Buluhnya yang besar dipakai sebagai tangkai payung atau joran pancing. Di Indonesia dan Thailand  digunakan untuk bahan anyaman. Di Filipina, dimanfaatkan sebagai pulp bahan kertas. Di Taiwan,dipakai sebagai penghalang angin. Kultivar-kultivar berbatang pendek sering dipelihara sebagai tanaman pot yang menarik.

Daerah  Asal : kemungkinan berasal dari wilayah Indochina dan Tiongkok selatan.

Deskripsi       : Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, hingga ketinggian 1.500 m dpl.,  merumpun, padat dan rapat; rimpangnya bercabang simpodial. Rebungnya berwarna hijau, lokos; buluh yang muda tertutup lapisan lilin putih. Buluhnya tegak, mencapai tinggi 8 m, dengan ujung yang melengkung; mulai bercabang dekat di atas tanah, dengan lk. 7-9 cabang yang hampir sama besarnya pada satu buku. Panjang ruas 30-50 cm dan garis tengahnya (0,3–)1,5–2,5 cm, buluhnya berdinding tipis hingga lk. 5 mm (tetapi pejal pada var. riviereorum); hijau mengilap, dengan bulu-bulu miang yang kaku dan berwarna cokelat atau cokelat bungalan, terutama di sebelah bawah buku buluh; buku-bukunya sedikit menonjol, gundul. Pelepah dan pangkal dedaunan Pelepah mudah rontok; serupa trapesium sempit, awalnya tersaput tipis serbuk putih, gundul, melengkung asimetris dengan ujung miring di sebelah luar. Kuping pelepah amat kecil, tidak jelas, atau bentuk bingkai setinggi 1-2 mm, bulu kejurnya sependek 3 mm; ligula (lidah-lidah) menggerigi tak teratur, tinggi 1,5 mm, lokos. Daun pelepah lekas gugur, tegak, menyegitiga sempit, pangkalnya hampir sama lebar dengan ujung pelepah, ujung daun pelepah meluncip, sisi luarnya berambut miang cokelat bungalan.  Daun pada ranting bentuk pita, 5-13 × 0,6-1,5 cm, permukaan bawah agak berbulu, keputih-putihan, berkumpul 5-26 helai di ujung ranting; kuping pelepah daun kecil, dengan bulu-bulu kejur yang pendek; ligula menggerigi, tinggi lk. 1 mm.

Penanaman  : mengembangbiakan dengan bibit dari tunas atau rebung dan dapat dengan stek batang, disarankan untuk menanam yaitu pada musim penghujan yaitu sekitar pada bulan Desember hingga bulan Januari atau paling lambat bulan Februari.