Kerjasama dengan PT. BISI

Pengembangan Uji Terap Sektor Perbenihan Karantina Pertanian Mulai Dilirik Eksportir

Kediri (5/12) — Sejak tahun 2011, Badan Karantina Pertanian melalui Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian (BUTTMKP) telah menghasilkan sebanyak 45 inovasi dalam perlakuan karantina tumbuhan, antara lain hot water treatment, air heat treatment, iradiasi, perlakuan kimia, serta 16 inovasi perlakuan Karantina Hewan untuk komoditas sarang burung walet, pakan ternak, maupun produk susu.

“Kesehatan benih tanaman merupakan hal penting dalam produksi pertanian. Benih yang sehat dan unggul akan menghasilkan produk pertanian yang melimpah dan berkualitas. Eliminasi hama dan penyakit yang terbawa benih tanaman menjadi perhatian penting dalam perlakuan benih yang akan diekspor ke luar negeri atau didistribusikan di dalam negeri.” ujar Kepala BUTTMKP Wawan Sutian.

Dengan kelengkapan fasilitas laboratorium pengujian perlakuan benih berstandard internasional dan SDM yang mumpuni, BUTTMKP Badan Karantina Pertanian mulai dilirik oleh pihak swasta eksportir benih tanaman PT. BISI Internasional Tbk (BISI).

Wawan menuturkan, “BARANTAN dengan pihak BISI memiliki tekad yang sama bisa melakukan sesuatu yang berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan rakyat dan kejayaan pertanian Indonesia ke depan.”
Oleh karena itu BUTTMKP Badan Karantina Pertanian dan PT. BISI Internasional Tbk telah sepakat menjalin kerjasama setelah penjajakan selama kurang lebih satu tahun. Penandatanganan kerjasama dilakukan antara Kepala BUTTMKP Wawan Sutian dan Vice President System & Procedure Internal Audit Seed Production and Biotechnology PT. BISI Nasib Wignyo Wibowo, di Kediri pada Kamis (5/12).
Kerjasama meliputi peningkatan kompetensi SDM kedua belah pihak dalam bimbingan teknis dan pengembangan teknik dan metode uji terap, demikian dikatakan wawan dalam acara Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut.

“Kita menyakini kerjasama ini dapat meningkatkan sinergi dan kinerja kedua belah pihak dalam mendukung program Kementerian Pertanian untuk mewujudkan pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern,” ungkap Wawan Sutian lebih lanjut.

Sementara Vice President BISI Nasib menegaskan, “BISI siap mendukung Kementan untuk penyediakan pangan bagi dunia dan mengambil bagian dalam Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor atau disingkat GRATIEKS pada kurun waktu 4 tahun mendatang.”

#LaporKarantina
#KarantinaUjiTerap